Maroko Luncurkan Logo dan Kampanye Piala Dunia 2026

Maroko Luncurkan Logo dan Kampanye Piala Dunia 2026
Maroko baru saja meluncurkan logo tanda dimulainya kampanye penyelenggaraan piala dunia 2026 di kota Casablanca.

Negara yang berada di Afrika utara ini telah melakukan penawaran mereka untuk menjadi tuan rumah piala dunia 2026 untuk ke enam kalinya. Maroko akan bersaing dengan melawan tiga negara sekaligus yang menawarkan untuk menjadi tuan rumah bersama pada penyelenggaraan piala dunia 2026 nanti.
Seperti kita ketahui Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah bersama untuk penyelanggaraan final piala dunia 2026.

Moulay Hafid Elalamy yang bertindak sebagai ketua penawaran dari Maroko mengatakan bahwa ” Maroko akan menampilkan permainan sepakbola terbaik, di jantung dunia”, hal tersebut dikemukan pada pidato pembukaan acara di hari Selasa kemarin.

Pengumuman keputusan siapa yang akan menjadi tuan rumah final piala dunia 2026 akan diumumkan pada 13 Juni yang akan datang, sebelum dimulainya final piala dunia 2018 di kota Moskow.

“Kami berjanji untuk menggelar sebuah turnamen yang dipenuhi dengan gairah nyata dan untuk merayakan nilai- nilai persatuan dan perdamaian,” tambah Elalamy.

Elalamy juga berkata, final piala dunia di Maroko akan memberikan kesuksesan komersial dan meninggalkan kenangan yang manis bagi anak cucu mereka di Maroko jika Maroko bisa memenangkan kehormatan sebagai tuan rumah piala dunia 2026 yang akan datang.

Tidak ada rincian lain tentang penunjukan kota mana saja yang akan menjadi tuan rumah. Pemungutan suara akan dilaksanakan kurang dari lima bulan lagi.

Negara Afrika Utara telah gagal dalam empat tawaranan mereka untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia sebelumnya – pada tahun 1994, 1998, 2006 dan 2010.

Pada tahun 2010, turnamen ini diselenggarakan oleh Afrika Selatan saat benua tersebut menggelar Piala Dunia untuk pertama kalinya di benua Affrika dan sejauh ini hanya Afrika Selatan saya dalam seluruh penyelenggaraan final piala dunia.

Maroko ingin mengubah semua itu dan telah menunjuk Elalamy, seorang menteri pemerintah, untuk memimpin tender sementara mantan Konfederasi Sekretaris Sepakbola Afrika Hicham El Amrani akan menjadi chief executive-nya.

Fouzi Lekjaa, kepala Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF), mengatakan pada peluncuran Selasa: “Ini adalah momen penting saat kami mulai menunjukkan tawaran kami ke Maroko, komunitas internasional dan Asosiasi Nasional FIFA.

“Kami telah mengumpulkan tim yang berkomitmen dan berpengalaman untuk mewujudkan visi hidup kita.”

Rachid Talbi El Alami, menteri pemuda dan olah raga Maroko, mengatakan bahwa infrastruktur negara tersebut lebih siap daripada kapanpun untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia yang diperluas, dengan 48 tim akan bermain di final 2026.

“Maroko telah membuat kemajuan pesat sejak 2003 – di bidang olahraga, infrastruktur, hotel, bandara, jalan raya dan jaringan transportasi umum,” kata Talbi El Alami.